Manfaat Tablet Zat Besi Dalam Upaya Mengantisipasi Anemia
Defenisi
Tablet Zat Besi
Tablet Zat besi (Fe) adalah suatu
tablet mineral yang sangat dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah
(hemoglobin). Salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah
adalah zat besi. Secara alamiah zat besi diperoleh dari makanan. Kekurangan zat
besi dalam menu makanan sehari-hari dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau
yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. Tablet ini sangat
diperlukan oleh ibu hamil. Sudah selayaknya seorang ibu hamil akan mendapatkan
minimal 60 tablet Fe selama kehamilannya dan diberikan secara gratis.
Manfaat
Tablet Zat Besi Untuk Mengantisipasi Anemia Pada Kehamilan
Memberikan
preparat besi yaitu fero sulfat, fero glukonat atau Na-fero
bisirat. Pemberian preparat 60 mg/hari dapat menaikan kadar Hb
sebanyak 1 gr%/ bulan. Saat ini program nasional menganjurkan kombinasi
60 mg besi dan 50 nanogram asam folat untuk profilaksis anemia (Saifuddin,
2002).
Zat besi adalah mineral yang
dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin). Selain itu, mineral
ini juga berperan sebagai komponen untuk membentuk mioglobin (protein yang
membawa oksigen ke otot), kolagen (protein yang terdapat di tulang, tulang
rawan, dan jaringan penyambung), serta enzim. Zat besi juga berfungsi dalam
sistim pertahanan tubuh.
Tablet Fe sangat penting bagi kesehatan ibu hamil,
diantaranya yaitu :
1.
Mencegah
terjadinya anemi defisiensi besi
2.
Mencegah
terjadinya perdarahan pada saat persalinan
3.
Dapat
meningkatkan asupan nutrisi bagi janin
4.
Anemi
dan perdarahan dapat dicegah, maka kematian ibu pun dapat diturunkan
Kebutuhan
Zat Besi Pada Masa Kehamilan
Kebutuhan zat besi pada wanita hamil yaitu rata-rata
mendekati 800 mg. Kebutuhan ini terdiri dari, sekitar 300 mg diperlukan
untuk janin dan plasenta serta 500 mg lagi digunakan untuk meningkatkan massa
haemoglobin maternal. Kurang lebih 200 mg lebih akan dieksresikan lewat
usus, urin dan kulit. Makanan ibu hamil setiap 100 kalori akan
menghasilkan sekitar 8–10 mg zat besi. Perhitungan makan 3 kali dengan
2500 kalori akan menghasilkan sekitar 20–25 mg zat besi perhari. Selama
kehamilan dengan perhitungan 288 hari, ibu hamil akan menghasilkan zat besi
sebanyak 100 mg sehingga kebutuhan zat besi masih kekurangan untuk wanita hamil
(Manuaba, 2001).
Sumber lain mengatakan, kebutuhan ibu hamil akan Fe
meningkat (untuk pembentukan plasenta dan sel darah merah) sebesar 200-300%.
Perkiraan besaran zat besi yang perlu ditimbun selama hamil ialah 1040 mg. Dari
jumlah ini, 200 mg Fe tertahan oleh tubuh ketika melahirkan dan 840 mg sisanya
hilang. Sebanyak 300 mg Fe ditransfer ke janin, dengan 50-75 mg untuk
pembentukan plasenta, 450 mg untuk menambah jumlah darah merah, dan 200 mg
lenyap ketika melahirkan.
Besarnya angka kejadia anemia ibu hamil pada trimester I
kehamilan adalah 20%, trimester II sebesar 70%, dan trimester III sebesar
70%. 4Hal ini disebabkan karena pada trimester pertama
kehamilan, zat besi yang dibutuhkan sedikit karena tidak terjadi menstruasi dan
pertumbuhan janin masih lambat. Menginjak trimester kedua hingga ketiga, volume
darah dalam tubuh wanita akan meningkat sampai 35%, ini ekuivalen dengan 450 mg
zat besi untuk memproduksi sel-sel darah merah. Sel darah merah harus
mengangkut oksigen lebih banyak untuk janin. Sedangkan saat melahirkan, perlu
tambahan besi 300 – 350 mg akibat kehilangan darah. Sampai saat melahirkan,
wanita hamil butuh zat besi sekitar 40 mg per hari atau dua kali lipat
kebutuhan kondisi tidak hamil.
Penyerapan besi dipengaruhi oleh banyak faktor. Protein
hewani dan vitamin C meningkatkan penyerapan. Kopi, teh, garam kalsium,
magnesium dan fitat dapat mengikat Fe sehingga mengurangi jumlah serapan.
Karena itu sebaiknya tablet Fe ditelan bersamaan dengan makanan yang dapat
memperbanyak jumlah serapan, sementara makanan yang mengikat Fe sebaiknya
dihindarkan, atau tidak dimakan dalam waktu bersamaan. Disamping itu, penting
pula diingat, tambahan besi sebaiknya diperoleh dari makanan, karena tablet Fe
terbukti dapat menurunkan kadar seng dalam serum.
Penyerapan besi dapat maksimal apabila saat minum tablet
atau sirup zat besi dengan memakai air minum yang sudah dimasak. Setelah minum
tablet atau sirup zat besi, biasanya kotoran (feses) akan berwarna hitam.
Dengan meminum tablet Fe maka tanda-tanda kurang darah akan menghilang. Namun,
jika tidak menghilang berarti menderita anemia gizi besi jenis lain.
